Tata Nilai Keperawatan : Care, Empati dan Altruism

Screenshot_2014-12-02-00-30-28-1

Ah.. Sesulit apa sih menjadi seorang perawat? Perawat kerjanya kan gampang kali, cuma merawat aja.
Mungkin tak sedikit orang yang berpikiran seperti itu pada profesi perawat. Apa benar, sesimple itu yang dilakukan oleh seorang perawat? Apa semudah itu menjadi seorang perawat?

Dalam menjalankan profesinya sebagai perawat, tentu diperlukan nilai-nilai yang mendasar dalam menjalani profesinya sebagai seorang perawat. Nilai? Nilai itu apa? Nilai adalah keyakinan yang membuat sesorang bertindak atas dasar pilihannya (Gordon Allport).
Seorang perawat memerlukan nilai-nilai dalam menjalakan proses perawatannya. Agar dapat memperhatiakan peran, sikap, perilaku dan etika di dalam menjalankan profesinya. Dalam keperawatan, nilai-nilai ini disebut dengan Tata Nilai Keperawatan. Yang termasuk kedalam Tata Nilai Keperawatan adalah Care, Empati dan Altruism.

Care

Care adalah fenomena yang berhubungan dengan bimbingan, dukungan atau perilaku lain yang berkaitan atau untuk individu lain / kelompok dengan kebutuhan untuk meningkatkan kondisi kehidupan (Laininger, 1991).

csm_Intermediate-Care_016e58b6f6
Perawat, begitu identik dengan care ataupun caring. Apa yang menjadi pembeda antara care dengan caring? Care adalah peduli sedangkan caring adalah kepedulian. Caring merupakan tindakan yang dihasilkan dari care.
Beberapa definisi caring menurut para ahli :
1. Florence Nightingale, 1860
Caring adalah tindakan yang menunjukkan pemanfaatan lingkungan klien dalam membatu penyembuhan, memberikan lingkungan bersih, ventilasi yang baik dan tenang kepada klien.
2. Delores Gaut, 1984
Caring tidak mempunyai pengertian yang tegas, teteapi ada tiga makna dimana ketiganya tidak dapat dipisahkan, yaitu perhatian, bertanggung jawab, dan ikhlas.
3. Jean Watson, 1985
Caring merupakan komitmen moral untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan emosional pada klien, keluarga, dan kerabatnya secara verbal maupun nonverbal.
Menurut Roach (2004), digunakan ‘the 6 Cs of caring in nursing’ dalam menggambarkan caring
1. Compassion (berbagi pengalaman antar manusia)
2. Competence (kemampuan untuk merespons kebutuhan yang ada)
3. Confidence (kepercayaan)
4. Conscience (hati nurani)
5. Commitment (tanggung jawab antara keinginan dan kewajiban)
6. Comportment (pembawaan diri secara layak)

Care disebut sebagai inti dalam keperawatan. Is the heart of nursing


Empati

empati
Dalam Kamus Besar bahasa Indonesia (KBBI) empati merupakan keadaan dimana seseorang merasa atau mengidentifikasi dirinya di keadaan, perasaan ataupun pikiran yang sama dengan orang lain.Terkadang kita merasa bingung. Apa yang membedakan empati dengan simpati secara jelas? Simpati merupakan keadaan dimana perasaan peduli terhadap kondisi orang lain, namun tidak sedalam dari empati yang merasakan berada di kondisi yang sama dengan orang tersebut.
Sulit memang untuk dapat berempati dengan kondisi orang lain. Disini, sebagai perawat, kita harus mampu merasakan apa yang sedang pasien kita alami. Untuk dapat memahami itu, diperlukan latihan agar dapat menumbuhkan rasa empati. Cara yang dapat dilakukan agar dapat lebih memahami rasa empati adalah:
1. Lebih memperhatikan lingkungan sekitar. Lihat orang-orang yang ada disekitar kita. Perhatikan kondisi mereka. Dengan begitu kita akan lebih dapat memahami perilaku apa yang harus kita lakukan terhadap mereka, orang-orang yang pada dasarnya memiliki berbagai macam sikap dan sifat.
2. Mendengarkan curhatan orang lain. Dengan begitu, kita mendapatkan pemahaman yang lebih tentang perasaan orang lain. Dengan mendengarkan, kita dapat lebih merasakan perasaan yang sedang mereka rasakan. Menjadi seorang pendengar, kita pada akhirnya akan mendapatkan pengalaman tentang memahami perasaan orang lain.
3. Membayangkan apa yang orang lain rasakan apabila hal yang sedang mereka hadapi terjadi pada diri kita sendiri.
4. menghilangkan sikap egois, kesombongan dan selalu berpikir bahwa kehidupan seperti roda yang senantiasa berputar. Akan ada saatnya dimana kita yang dapat memahami orang lain akan dipahami pula oleh orang lain.

Empati adalah apa yang terjadi pada kita saat kita meninggalkan tubuh kita dan menemukan diri kita pada pikiran orang lain baik secara sementara atau waktu yang lebih lama, merasakan emosi dan kesedihan dari mata orang lain tersebut. (Khen lampert, 2005)


Altruism

altruism
Dalam buku Psikologi Sosial karangan David O. Sears , altruism adalah tindakan sukarela untuk menolong orang lain tanpa mengharapkan imbalan dalam bentuk apapun atau disebut juga tindakan tanpa pamrih.
Perawat berperan dalam menolong, memberikan pelayan terhadap pasien tanpa melihat latar belakang pasien. Dengan meningkatkan kesejahteraan pasien dalam perawatannya. Lebih mementingkan kepentingan orang lain diatas kepentingan pribadi.

Referensi :

—Morrison, Paul & Philip Burnard.2009.Caring & Communicating: Hubungan Interpersonal dalam Keperawatan.Jakarta: EGC

—Perry, Potter.2009.Fundamental of Nursing Buku 1 Edisi 7.Jakarta: Penerbit Salemba Medika

—Basford, Lynn & Oliver Slevin.2006.Teori & Praktik Keperawatan.Jakarta: EGC

—Perry, Potter.2005.Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, dan Praktik Edisi 4 Vol. 1.Jakarta: EGC

Iklan

Profesi Perawat

Keperawatan. Tentu kita sudah sering mendengar istilah keperawatan. Atau bahkan, kita sudah sering berjumpa dengan seorang perawat. Sebenarnya, keperawatan itu apa? Perawat itu siapa? Apa tugas mereka?

Keperawatan adalah sebuah profesi yang berhubungan dengan kemanusiaan, dengan lebih mendahulukan kepentingan klien diatas kepentingan sendiri. Suatu bentuk pelayanan serta asuhan yang bersifat humanistik, berdasarkan ilmu dan kode etik keperawatan dalam melaksanakan pelayanan serta asuhan keperawatan.

Perawat adalah seseorang yang berperan dalam merawat dan membantu seseorang dengan melindunginya dari sakit, luka dan proses penuaan (Taylor C. Lilis C. Lemone, 1989)

Memiliki profesi perawat tentu bukanlah hal yang mudah. Seorang perawat akan selalu berinteraksi langsung dengan manusia, yang memiliki keunikannya masing-masing. Bukan hanya pasien yang ada di rumah sakit, tetapi lingkungan yang ada disekitarnya. Karena ruang lingkup seorang perawat, tentu tak sesempit itu.

Profesi perawat adalah profesi yang mulia. Dengan menjadi seorang perawat, kita dapat merawat pasien yang yang sedang sakit, dan tentu itu bukanlah hal yang mudah. Akan banyak tantangan yang harus dilalui oleh seorang perawat. Menjadi seorang perawat pun tidak akan melihat pasiennya dari latar belakang ekonomi, agama, ras dan lain sebagainya. Seorang perawat, merawat dan membantu siapapun yang sudah seharusnya mereka bantu.

Pround to be a nurse ^^